Perintah2 DOS (Disk Operating System)

CLS : utk membersihkan layar
VER : menampilkan versi dos yg sedang di pakai
VOL : menampilkan nama/label disket
DATE : menampilkan/mengubah tanggal sistem
TIME : menampilkan/mengubah jam aktif komputer

DIR : utk menampilkan isi disket atau drive
bentuk : DIR [drv][namafile][/p][/w][/a]
contoh : DIR/w = menampilkan isi dari disket/drive yg aktif scra melebar
DIR d:/a/p = menampilkan isi pd drive d, penggunaan /a adalah menampilkan file/folder yg di sembunyikan, penggunaan /p adalah jika layar penuh, berhenti dulu
DIR *.com = menampilkan smua file dgn ekstensi com pd drive yg aktif
DIR d:???.* = menampilkan file pd drive d:, yg namanya maksimal 3 karakter dan ekstensinya bebas.
keterangan :
* = mewakili satu blok nama/ekstensi/smua karakter
? = mewakili satu karakter/huruf

DEL
tujuan:menghapus file atau isi direktori
contoh: C:\>del config.sys = menghapus file config.sys pd drive C:
C:\>del *.exe = menghapus smua nama karakter/file apapun yg berekstensi .exe
C:\>del *.* = menghapus smua nama file dan smua ekstensi

ATTRIB
tujuan:mengubah atribut file
contoh: D:\>attrib = melihat atribut sluruh file pd drive D:
D:\>attrib +R +S +H gambar.jpg = mengubah atribut gambar.jpg mnjadi read only, menjadi file system dan ter hidden scara permanen kcuali dibuka lewat DOS
untuk mengenbalikan tinggal menganti + menjadi –

CD
tujuan:untuk pindah direktori/drive
contoh:CD D:\ = pindah pada drive D:
CD gambar = pindah dr posisi pertama (D:) ke folder gambar

pengalaman sya smua perintah2 di atas sangat berguna saat membasmi virus yg ter protect atau file yg ter protect. Biasanya virus menggunakan autorun.inf utk membantu mengaktifkan diri pd saat kita mengklik drive tertentu, tp klo pke DOS, autorun.inf gk jalan.
tulisan yg sya bold di atas yg sring sya pake.. :iconbiggrin:
bayangin saat kita menggunakan windows explorer tp sring hang, pengen ngapus slah satu file tp gk bs krna access denied atau write protected..klo pke DOS smua itu bisa..
:headbang:

COPY
tujuan:menyalin file
contoh:COPY C:\gambar.jpg D:\gambar.jpg = menyalin file gambar.jpg yg ada di C: ke D:
COPY C:\*.jpg D:\ =menyalin smua file yg berekstensi jpg ke D:\

REN
tujuan:mengubah/mengganti nama file
contoh:C:\> REN ansi.sys rumah.itu = merubah file ansi.sys yg berada di C: menjadi rumah.itu
C:\> REN D:\musik\lagu.mp3 musik.mp3 = posisi kita masih di C: tp bs merubah file yg berada di D:\musik\lagu.mp3 menjadi musik.mp3

FORMAT
tujuan:membentuk ruang/tempat tuk penyimpanan data
contoh: C:\>FORMAT D:/u = pd saat posisi msh di C: lalu memformat drive D: “/u adalah format tanpa konfirmasi dr user/tanpa are you sure to format drive D:??YES or NO”

UNDELETE
tujuan:mengembalikan file yg terhapus
contoh: C:\>UNDELETE = mengembalikan file yg terhapus pd drive C:
C:\> UNDELETE D: = mengembalikan file yg terhapus pd drive D: namun posisi kita masih di C:

LABEL
tujuan:mengubah nama/label/volume disket/drive
contoh:D:\> LABEL C:=merubah nama/label/volume disket/drive C: namun posisi kita msh di D:

DOSKEY
tujuan:menyimpan dan menampilkan kembali instruksi DOS yg pernah kita berikan
catatan:karna bersifat resident, cukup dipanggil sekali sja saat MS DOS terbuka

XCOPY
tujuan:menyalin direktori beserta isinya
contoh:C:\>XCOPY C:\games D:\mainan =menyalin direktori games pd drive C: ke drive D: sekaligus namanya diganti jd mainan

MOVE
tujuan:memindah file/mengganti nama direktori
contoh:C:\>MOVE lagu.mp3 D: = memindahkan file lagu.mp3 yg ada di C: ke D:
C:\>MOVE games mainan = merubah nama folder games yg ada di C: menjadi mainan
catatan:perintah MOVE jika diterapkan pd file akan menghasilkan perintah memindahkan dan jika diterapkan pd folder akan menghasilkan perintah rename

MD
tujuan:membuat direktori/subdirektori
contoh:C:\>MD LAGU = membuat folder LAGU pd drive C:
C:\>MD D:\LAGU = membuat folder LAGU pd drive D saat posisi msh di C:
C:\>MD D:\LAGU\INDONESIA = membuat subfolder INDONESIA pada folder LAGU yg berada di D: dan posisi kita msh di C:

RD
tujuan:menghapus direktori
syarat:direktori yg akan dihapus hrs kosong dan paling sdikit kita berada 1 tingkat di atasnya.
contoh:C:\>RD games = menghapus folder games pd drive C:

TREE
tujuan:menampilkan struktur direktori
contoh:C:\>TREE = menampilkan struktur direktori pd drive C:
C:\>TREE/f = menampilkan struktur direktori beserta file yg berada di dalamnya pd drive C:

DELTREE
tujuan:menghapus seluruh struktur direktori beserta file yg berada di dalamnya
contoh:C:\>DELTREE D:\LAGU\INDONESIA = menghapus folder INDONESIA dan folder yg ada didalamnya serta smua file yg ada didalamnya
C:\>DELTREE D:\LAGU = menghapus folder LAGU serta menghapus seluruh file atau folder yg ada didalamnya

MORE
tujuan:menampilkan output per layar (biasanya digunakan bersama dgn perintah lain melalui PIPE “|”)
contoh:A:\>DIR /? | MORE
A:\>TREE C:\games /F | MORE

COPY CON
tujuan:untuk menuliskan data/pesan berupa karakter text
contoh membuat sebuah konfigurasi:A:\>COPY CON config.sys
DEVICE= HIMEM.SYS
DEVICE=RAMDRIVE.SYS 7180 /E
DOS=HIGH
FILES=30
BUFFERS=20
BREAK=ON
NUMLOCK=OFF

keterangan:
device=himem.sys adalah perintah utk mengaktifkan driver XMS-nya DOS
device=ramdrive.sys adalah mengaktifkan file ramdrive.sys dgn kapasitas sebesar 7180 kb dan diletakkan di extended memory
dos=high adalah io.sys dan msdos.sys diletakkan di memori atas
files=30 adalah jumlah file yg bs dibuka maksimum 30 file
buffers=20 adalah berarti mememsan ruang sementara utk akses disket sebesar 20×532 = 10640 byte = 10 kb dst.
break=on adalah mengaktifkan fungsi penekanan Ctrl + C
numlock=off adalah mengganti fungsi tombol angka pd keypad dgn fungsi lain.

PROMPT
tujuan:mengubah bentuk tampilan prompt DOS
contoh:PROMPT $t $n$g akan menghasilkan 9:45:35.30 A>
PROMPT $d$n$g akan menghasilkan Mon 09-21-1997 A>
PROMPT $v$n$g akan menghasilkan MS-DOS Version 7.20 A>

keterangan:
$t=menampilkan jam sistem
$d=menampilkan tanggal sistem
$v=menampilkan versi DOS
$p=menampilkan direktori aktif
$n=menampilkan drive aktif
$g=menampilkan tanda >
$L=menampilkan tanda <
$_=pindah baris ke baris berikutnya

FILES
tujuan:menentukan jumlah file maksimum yg bs dibuka secara bersamaan
contoh:FILES=x
nilai x ini berkisar 8 s/d 255. default adalah 8, setiap kali x naik 1, menyebabkan memory berkurang 48 byte (normalnya FILES=30)

BUFFERS
tujuan:mengalokasikan sejumlah buffer (ruang sementara) disket saat komputer diaktifkan
contoh:BUFFERS=x
nilai x berkisar 1 s/d 99, default dipengaruhi oleh RAM dan media disk yg ada, setiap penambahan 1 dari x membutuhkan memory 532 byte

DEVICE
tujuan:mengambil dan mengaktifkan driver pendukung suatu media ke memory internal
contoh:DEVICE=Himem.sys (file Himem.sys harus ada)

PIPE
tujuan:untuk menggabungkan dua perintah
bentuk: |
contoh:A:\>TREE C:\games /F | MORE
keterangan:TREE adalah perintah pertama sedangkan MORE adalah perintah kedua

untuk mengeluarkan HELP pd DOS ketikkan “/?” setelah perintah DOS tanpa tanda kutip
contoh:C:\>DIR/?
catatan:DOS tidak membedakan huruf kapital, tp jika slah perintah maka akan muncul lpesan kesalahan “Bad command or file name”

sumber

4 thoughts on “Perintah2 DOS (Disk Operating System)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s